Berita Halo Pertanian

Hujan Deras Petani Terancam Gagal Panen

Hujan Deras Petani Terancam Gagal Panen

halotani.com – Hujan yang mengguyur Kabupaten Kebumen sejak Selasa petang mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Kebumen. Selain itu hujan deras juga mengakibatkan lahan sawah di beberapa daerah tergenang banjir. Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Kebumen Eko Widianto, Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan beberapa sungai meluap hingga membanjiri jalan, pemukiman dan lahan pertanian pada Rabu (16/02/2019).

Banjir menggenangi lahan pertanian khususnya padi sekitar 5  hektar.

Seorang petani, Sunarno mengatakan “Akibat hujan deras dari semalam lahan yang terendam banjir ada tiga titik di kecamatan prembun  sekitar kurang lebih 5 hektar”.

Menurutnya, wilayah kecamatan Prembun yaitu Desa Kabekelan merupakan daerah dataran rendah. Sehingga ketika terjadi hujan deras didaerah Hulu atau daerah utara maka akan terkena dampaknya. Selain konstruksi tanah masalah jaringan juga merupakan penyebab terjadi banjir di lahan pertanian. Akibat banjir, Padi belum tentu bisa dipanen karena tanaman nanti bisa rusak atau membusuk karena terlalu lama terendam banjir bahkan dampak terbesarnya petani terancam gagal panen,’’ ungkap Sunarno.

Lahan sawah terdampak banjir

Lahan Pertanian  di luar Kecamatan Prembun juga terpantau tergenang banjir yaitu Kecamatan Mirit, dan Kecamatan Bonorowo.

Pihak Dinas Terkait belum menerima laporan terkait jumlah luasan lahan pasti yang tergenang banjir di Kabupaten kebumen.

Hingga berita ini diturunkan hujan masih terus mengguyur kabupaten Kebumen sehingga debet air terus bertambah.

Tinggalkan Balasan